Sebarang karya nukilan yang ingin disalurkan untuk tujuan penyiaran, sila emailkan ke secret7writer@yahoo.com. Terima kasih.

Tuesday, December 25, 2012

Redup Sinar Matamu - Musim 2 - Part 3 (Akhir)

9:00:00 AM | | | Best Blogger Tips

Jikalau sebelum ni aku dapat melihat sendiri kecurangan kekasih hatiku itu .lantas aku pun terus pulang ke rumah dengan rasa kesal... Hatiku tak tenang...Selagi aku tidak dapat meluahkan isi hatiku itu kepada Yati...Dan dengan berat hati aku  menelefon Yati malam itu juga.

"Hello......"
"Nak cakap dengan siapa ye?"
"Yati ke tu?Ini Mizi lah Yati"
"Oowwh Mizi ingat kan siapa tadi...Sorilah Yati sibuk ni nak siapkan tugasan...Ada apa Mizi call ni"
"Tak ada apa Yati...Cuma teringat nak call saja..."
"Ye? Mizi apa khabar?"
"Mizi okey saja..."
"Tapi betul Mizi ...Yati sibuk ni...Esok ajelah kita cakap ye"
"Sorri Mizi..."
"Tak apa...Mizi faham"

.......................................................................

Di manakah tempat aku berdiri lagi sekarang ni di hati Yati ?
Nada suara seolah olah tidak senang dengan panggilan aku tadi?
Salah kah aku ingin memujuk rayu dia
Bukan kah dia sudah mengakui aku kekasihnya?
Kenapa cepat benar dia berubah...
Aku mesti berterus terang dengan dia...Aku sudah tidak sabar menunggu esok lagi
Perkara ini aku harus selesaikan malam ni juga...

"Hello..boleh cakap dengan Yati?"
"Sebentar ya..."
"Mizi ...Maaf sangat sangat Yati sibuk ni..."
"Yati maaf mengganggu malam malam begini...Mizi mahu berbicara sebentar..."
"Ada apa yang penting sangat ni Mizi?Sampai tak boleh tunggu esok..."
"Yati...Hati Mizi pedih.."
"Haaa? apa maksud Mizi?"
"Mizi sudah berada di KL...Sudah hampir 2 bulan...Dan Mizi tinggal berdekatan dengan tempat tinggal Yati...
Malah Mizi pernah ternampak Yati..."
"So?apa masalah nya?"
"Yati...Mizi sudah tahu semuanya..Tak perlulah Yati sembunyikan lagi...Mizi nak ucapkan selamat berbahagia sahaja..."
"Sebenarnya Yati pun nak beritahu Mizi tapi serba salah..."
"Cukuplah Yati..Mizi faham..."
"Yati doakan Mizi jumpa dengan perempuan yang lebih baik dari Yati...maafkan Yati... Mizi..."
"Okeylah...selamat malam Yati...terimakasih atas segalanya ye..."
"Maafkan Yati... Mizi..."

...........................................

Senang sungguh berpisah dengan satu panggilan telefon...
Seolah apa yang dibina selama ni tak ada makna lansung
Semua janji janji tak terlaksana
Semua harapan hancur sudah...
Takdir yang menentukan segalanya...
Bila hati tidak lagi menyinta
Hanya kata kata hampa yang mampu diluahkan
Tiada lagi harapan semalam
Berkecailah sebuah impian

...................................................................

Aku terpaksa memilih haluan sendiri...
Aku takkan akan tersungkur dan tewas dengan cinta Yati...
Aku teringat semasa waktu zaman kecil dulu
Sewaktu cinta itu perasaan suci ...

"Mizi...Yati rindukan awak..."
"Rindu?Apa erti rindu?"
"Rindu tu ertinya rindu kat awak...kat anak sungai ni...kat kampung ni..."
"Yati harap Mizi tak berubah yer...walau kita berjauhan..."

"Tidak Yati..Mizi tak akan berubah..Sama seperti kampung kita ni...Anak sungai ni...Redup pepohon rendang ni...Semuanya menggambarkan tentang diri Yati..
Redup sinar mata Yati sama macam redup pepohon kat sini..'

Sehingga kini pohon redup itu tetap rendang dan melindung sinaran panas matahari
noktah...
titik...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...